//
you're reading...
Pengalaman

Belajar dari prosesi pemakaman Bu Mujiyati, ibu dari sahabatku

Mengingat kembali peristiwa itu pada 9-2-2012.
Berkali-kali ku menapaki tanah kuburan, seperti ini baru saja aku menyaksikan prosesi pemakaman (sang mayat dikuburkan). Ada pelajaran penting yg aku dapatkan. Diantaranya, dari rumah sampai kuburan si mayat mengikutkan 3 hal. 1 Keluarganya, 2 harta bendanya, 3 Amalannya. Dari ketiganya itu yg jelas tampak adalah keluarga dan harta bendanya (perlengkapan u/penguburan mayat), sedangkan amalannya adalah hal yg ghaib, namun justru itulah bahwa satu2nya yg ikut menemaninya pasca kematian. Kemudian apa yg sudah kita siapkan selagi masih hidup di dunia ini? Bekal “takwa” menjadi pegangan dan keutamaan, tapi sangat sulit kita menilai diri kita sudah bertakwa ataukah belum. Sementara usaha mencapai takwa hanya bisa dilakukan saat diri kita masih hidup. Maka dari itu, jangan terlalu PD saat diri kita masih sanggup berbangga diri mencapai keberhasilan di dunia tanpa bercermin pada peristiwa kematian yang senantiasa ada disekitar kita.

About erwinpunyaku

Salam kenal bagi siapa saja yang mau berkenalan dan bersahabat dengan saya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

free counters

%d blogger menyukai ini: