//
you're reading...
Mahasiswa

Belajar Bersih dari Kekotoran Taman Pancasila

Assalamu’alaikum wr.wb

“Diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqas dari bapaknya, dari Rasulullah saw. : Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Mahamulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu” (HR. Tirmizi)”

Sepotong hadist diatas patut menjadi bahan renungan bagi kita jika melihat keadaan lingkungan disekitar, utamanya di kampus. Jika melihat lingkungan kampus apalagi Taman Pancasila (tampan) sangat ironis dan miris sekali. Bagaimana tidak,  jika timbunan sampah (sedikit lebay) berserakan di tempat yang katanya paling nyaman di FIS. Ada banyak kemungkinan kenapa Tampan menjadi seperti itu, salah satunya mungkin banyak mahasiswa yang belum sadar untuk buang sampah pada tempatnya. Kesadaran untuk buang sampah pada tempatnya  juga memiliki banyak kemungkinan, bisa aja karena “males” tempat sampahnya jauh dari jangkauan atau bisa aja karena memang hobinya seperti itu.
Nah lo, gimana kalau seperti itu? Gimana jadinya kalau suatu saat nanti ada Presiden entah dari negara mana, berkunjung ke kampus kita. Wah, masa mahasiswa UNY yang cantik dan ganteng serta katanya religius pula, tapi kampusnya penuh sampah dimana-mana. Malu kan, ngaku beriman tapi masih buang sampah sembarangan. Anak SD saja buang sampah ditempatnya masa kakaknya kalah. Anak kecil mungkin masih ingat  pesan bahwa, “kebersihan adalah sebagian dari iman”. Tapi untuk sekarang, mungkin hanya di anggap jargon tanpa bobot saja alias ‘pepesan kosong’.
Kembali ke permasalahan, mungkin juga karena fakor tempat sampah yang sulit diakses disekitar Tampan, kita tahu sendiri di Tampan memang jarang dijumpai tempat sampah. Untuk itu pihak kampus harusnya menyadari hal itu, sehingga bisa memberi fasilitas kecil sebuah tempat sampah. Meski kecil, tapi manfaatnya begitu besar. Subhanallah. .
Untuk mahasiswanya sendiri, kesadaran itu harus dipupuk dari sekarang lho. Kebersihan lingkungan kita merupakan cerminan  diri kita sendiri, untuk itu perlu dijaga. Jangan sampai kita hanya mengandalkan office boy atau tukang sampah semata, karena itu berarti kita hanya akan membebani mereka. Setidaknya dengan kesadaran membuang sampah pada tempatnya, kita akan sedikit membantu meringankan beban mereka serta mendapat pahala lho..  Ingat, Allah melalui dua malaikatnya, mencatat setiap apa yang kita lakukan. Sekecil dan sebesar apapun yang kita lakukan pasti akan dicatat, alangkah lebih baik jika kita melakukan perbuatan yang baik. Lagipula untungnya selain untuk orang lain juga untuk diri sendiri kan.
Semangat ya, semangat buang sampah mulai sekarang!

Oleh: Melina Indah K

About erwinpunyaku

Salam kenal bagi siapa saja yang mau berkenalan dan bersahabat dengan saya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

free counters

%d blogger menyukai ini: