//
you're reading...
Mahasiswa

Wujudkan Perjuangan dengan Kebersihan

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kebersihan sebagian dari iman. Namun realisasinya terkadang masih bertolak belakang. Masih banyak sampah berserakan di kampus merah kita ini. Apakah ini cerminan dari kesadaran kita akan kebersihan yang menurun? Ataukah ini justru cerminan ungkapan keimanan kita yang sedang tidak beres? Wah, nampaknya cukup menakutkan jika yang kedua itu terjadi.
Melihat lingkup yang lebih kecil yakni kawasan gedung merah markasnya para pejuang kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Fakultas Ekonomi nampaknya tidak jauh berbeda, masih terlihat serakan sampah dimana-mana, tempat sampah yang tak tertata, juga halaman yang cukup membuat miris orang–orang yang melihatnya. Lingkungan kecil ini jelas bisa dijadikan indikator karena kebanyakan mahasiswa yang menjadi laskar perubahan berada disini lebih dari enam jam.
Apabila dilihat beberapa hari ini kompleks gedung merah keadaannya nampak ada sedikit berbeda. Diluar mungkin terassa sama saja agak tidak sedap dipandang mata tapi didalamnya terlihat banyak perbedaan entah karena pergantian kepengurusan organisasi mahasiswa yang baru lebih respect terhadap markas mereka atau hanya karena di awal periode kepengurusan?
Awal periode semua ormawa. Masih terlihat semangat menjalar ke urat nadi. Hingar bingarnya masih terekam dengan baik di benak kita semua. Semangat yang demikian itu semoga bukan hanya menggelora di awal periode, namun semoga dapat terus menggebu hingga akhirnya nanti.
Semangat itu nampaknya menjalar ke berbagai aspek. Termasuk kebersihan kompleks gedung merah ynag terlihat masih bisa mempertahankan kebersihannya. Apakah memang karena kita semua sudah mengamalkan “Kebersihan sebagian dari iman” ataukah hanya karena awal periode. Semoga saja awal yang baik akan berdampak pada keberlanjutan yang baik pula. Sehingga bukan hanya di awal periode hima terlihat bersih dan rapih juga terlihat elok dipandang mata, memudar dipertengahan, dan hilang pada akhirnya.
Semangat berjuang di jalan Allah melalui organisasi kemahasiswaan hendaknya terealisasi dengan menyeluruh. Bukan hanya jargon-jargon saja yang kita dengungkan tapi juga perjuangan yang terlihat langkah nyatanya. Minimalnya terwujud dengan kebersihan ormawa di sepanjang periode kepengurusan. Lalu dilanjutkan kepengurusan berikutnya, berikutnya, dan berikutnya. Sehingga terjadi kesinambungan ke arah yang positif.
Dimulai dari markas yang bersih, penghuninya yang bersih, semangat yang bersih insya Allah kebersihan bertindak, dan bertutur kata akan berdampak pada kebersihan yang lebih besar pula. Maka ayo sahabatku bersihkan diri, lingkungan lalu bersihkan hal-hal yang masih terlihat “kurang” bersih disana.

Oleh: Siti Nur Wayuni S

About erwinpunyaku

Salam kenal bagi siapa saja yang mau berkenalan dan bersahabat dengan saya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

free counters

%d blogger menyukai ini: